DILEMA PERNIKAHAN

Ini bukan tentang siapa pemenangnya

Ini bukan tentang siapa yang tercepat

Ini bukan tentang siapa paling bahagia

Karena SAH tidak harus WAH

Bukan berarti merana selamanya

Karena kesendirian bukan akhir segalanya

Dulu dia bukanlah siapa-siapa

Hanya orang asing tak tak pernah dihiraukan

Hingga tiba akhirnya, dia datang menjabat tangan bapakmu dengan pesan tersiratnya

Karena dalam jabat tangannya itu ada pesan pengambilan alih tanggung jawab lengkap dengan dosa dan pahalanya

Orang asing yang menjelma menjadi seseorang yang harus dipatuhi dan dihormati

Bukankah pernikahah bak pendaki gunung kadang kala menemui medan yang sulit, dan banyak bahaya-bahaya yang melanda dan ia harus benar-benar  mempersiapkan diri bagaimana pun situasi dan kondisinya

Karena ini tentang aku dan kau yang melebur menjadi satu (kita)

Membangun rumah tangga laksana membangun sebuah istana harus seiring sejalan dan saling mengingatkan bukan berbeda visi dan misi sehingga ketika menemukan pandangan yang saling bergesekan tak saling menyalahkan serta menganggap diri paling benar sehingga banyak terjadi keretakan yang mudah sekali menghacurkan kekokohan bangun istana tersebut.

#30dwcjilid5#day3#squad2#byPutriRizkiH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.