Dilema Pertanian

Idealisme para mahasiswa pertanian sejak pertama kali mereka resmi menjadi mahasiswa, memiliki mimpi  yang begitu besar nan mulia. Nait yang begitu tulus itu menjadi pemicu untuk belajar dengan baik dan benar. Menatap masa depan pertanian yang masih kurang perhatian secara nyata. Petani berdasi begitulah orang-orang sering menyebutnya mahasiswa yang masuk prodi pertanian. Selain niat yang serius untuk benar-benar memajukan pertanian di Indonesia, namun ada saja mahasiswa yang secara tak sengaja  masuk prodi tersebut (terlanjur karena sudah salah jurusan daripada tidak kuliah).

Sektor pertanian menjadi yang penting bagi Indonesia, negara yang dijuluki sebagai Negara Agraris ini perlahan-lahan mulai kehilangan makna yang sesungguhnya. Negara Agraris dapat diartikan pula sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Berbanding  terbalik dengan kenyataan yang ada pada masa sekarang ini. Banyak para kuwala-kuwala muda enggan untuk belajar bagaimana bertani dengan benar.

Sejujurnya prodi atau jurusan pertanian memiliki cakupan yang sungguh sangat luas. Prodi pertanian memang tak melulu soal bercocok tanam dilapangan.  Tapi bagaimana perjuangan para petani yang tidak berdasi tersebut, kegigihan yang mereka punya demi sesuap nasi untuk keluarga. Salah satu bukti nyata eksistensi pertanian di tanah air ini masih menjadi prioritas segelintir masyarakat. Perubahan peradaban yang terus terjadi dari masa ke masa juga berpengaruh terhadap pertanian. Pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin banyak juga perlu diimbangi dengan pasokan atau kecukupan pangan yang memadai, supaya kebutuhan makanan yang diperlukan untuk khalayak ramai terpenuhi. Sehingga tidak ada lagi kekurangan pangan yang dialami rakyat dan tak harus repot-repot untuk memikirkan import pangan dari negara lain. Bukan hanya itu saja gelar sebagai Negara Agraris tidak hanya sekedar nama belaka yang dunia sematkan pada Indonesia.

Petani berdasi begitulah biasanya para mahasiswa atau lulusannya dikenal masyarakat luas. Seiring berjalannya waktu terkadang impian-impian yang besar mereka itu pun perlahan-lahan mulai susut menghadapi realita yang sebenarnya terjadi di lapangan. Banyaknya praktek-praktek kerja lapang yang mengharuskan mereka pertanian itu untuk terjun langsung mengolah lahan pertanian dan berinterkasi dengan nyata terhadap masyarakat sekitarnya. Kendala-kendala yang sering ditemui masyarakat berbanding terbalik dengan text book yang biasa diajarkan diperkuliahan. Belum lagi pola pikir para petani yang sudah terlanjur nyaman menggunakan cara-cara praktis dan hemat demi keuntungan yang sebesar-besarnya. Kerja nyata yang terealisasikan akan mendapat banyak perbedaan dan gesekan yang tidak melulu sama dengan yang diajarkan diperkuliahan, setidak-tidaknya pelajaran yang didapat dibangku kuliah menjadi dasar untuk memajukan ranah pertanian. Pada akhirnya, aplikasi yang dijalankan ditengah masyarakat akan memiliki perlakuan yang berbeda dengan fakor-faktor yang mempengaruhinya.

Masalah pertanian yang tak kunjung usai bukanlah salah siapapun tetapi kurangnya kerjasama yang baik dari hulu ke hilir. Kemajuan sarana dan prasarana dengan teknologi canggih sekalipun tak akan menghasilkan hasil pertanian yang mekasimal, apabila tidak ditunjang dengan sumber daya manusia yang memadai. Selain menciptakan benih unggul, alat pertanian yang mengikuti perkembangan teknologi namu diperlukan timbal balik yang saling mendukung antar sumber daya manusia yang berkecimpung di dunia pertanian. Perlu juga unutk menanamkan pola pikir pertanian yang berkelanjutan bukan hanya untuk petani itu sendiri, tetapi juga bagi keberlangsungan kehidupan secara terus menerus.

#30dwcjilid5#day15#squad2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.