Young Marriage

 

Persiapan pernikahan (2)

 

Pernikahan secara SAH sebuah pernikahan yang tidak serumit pernikahan WAH. Perbedaan yang tidak mencolok. Biasanya pernikahan model ini lebih mengutamakan kesiapan secara lahir maupun batin. Pada umumnya mereka yang menempuh jalan ini juga melalui persiapan yang matang. Bukan berarti pernikahan ini serta merta terselenggara secara serampangan. Tetap perlu moril maupun materil yang sama dibutuhkanyan dan saling berkesinambungan. Hanya saja bedanya biaya pada pernikahan SAH ini, nominal yang dikeluarkan tak sebombastis pernikahann WAH.

Pemusatan fokus utama lebih ditekankan pada kesiapan mental dan ilmu-ilmu fiqih yang lebih diperbanyak untuk tetap tegar menghadapi segala masalah yang menerpa. Bukan saja mengerti secara teori namun lebih ditekankan untuk dapat diaplikasikan secara menyeluruh. Penting memiliki ilmu yang dan penerapan yang memadai untuk mengarungi bahtera rumah tangga yang akan dilalui. Tetap saja setiap hal tanpa ilmu yang cukup hanya akan menimbulkan kesesatan yang tiada henti.

Pengarahan akan ilmu yang didapat akan sangat bermanfaat bukan saja kepada pihak laki-laki dan perempuan. Insyaa Allah akan sangat bermanfaat secara totalitas pada lingkungan sekitarnya. Ilmu yang didapat bak penerangan yang sangat diperlukan untuk mengarahkan kemana kaki akan melangkah. Hal penting ini sudah barang tentu menjadi perhatian para calon pasangan suami istri.

Bagaimana mungkin bisa menikah, calon saja tidak ada. Jangan putus semangat dan harapan. Rencana yang Allah buat untuk hambanya adalah skenario terbaik yang ada. Tingkat kepekaan yang perlu diasah agar mengerti bagaimanna cara Allah memberi solusi. Tidak cukup hanya bermodalkan membaca Al-Qur’an dengan artinya. Bahasa perumpaan yang Allah buat di Al-Qur’an sangatlah apik dan penuh makna. Balaghah-balaghah yang termaktub dalam Al-Qur’an adalah tingkat kebahasaan yang paling tinggi dalam tatanan bahas arab.

Penjemputan jodoh secara benar diperlukan untuk taat akan aturan tatanan kehidupan yang sudah Allah tetapkan. Ta’aruf atau proses perkenalan calon pasangan hidup. Pada proses ini bukan menjamin untuk memiliki bahtera rumah tangga tanpa hambatan. Sejatinya kehidupan akan selalu ada positif dan negatif. Saran untuk berta’aruf juga bukan kata lain dari Pacaran jelas ini sangat berbeda sekali. berta’aruf ini disarankan untuk para lelaki yang benar-benar serius akan menikah. Jika dipertengahan jalan ada ketidak cocokan antara laki-laki dan perempuan maka segera diakhiri.

Kelak tidak terjadi kegalauan pada kedua belah pihak. Biasanya selama proses ta’aruf ini informasi didapat dari orang ketiga. Pastikan orang ketiga sebagai penyambung lidah ini tidak memberikan informasi yang slah dan terlalu berlebihan. Sehingga tidak terjadi penyesalan setelah pernikahan serta tak ada yang merasa dibohongi satu sama lain.

 

#30DWCJilid8 #Day8 #Squad4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.