Terlupakan

Kami yang Terlupakan
Negara yang tersohor akan nama Agrarisnya

Banyaknya penduduk yang bekerja sebagai petani 

Seperti menanam padi, palawija, sayuran hingga kelapa sawit 

Lahan subur nan produktif menjadi unggulannya

Ragam bidang pertanian yang sudah lama digeluti

Sudah membudidaya bahkan sejak zaman nenek moyang melaut

Masa kini itu semua hanya seperti cerita rakyat masa lalu

Menakjubkan dan penuh kebanggaan namun tak begitu terasa

Bidang pertanian dewasa ini sudah sangat canggih dan berteknologi

Dibarengi dengan sumber daya yang manusia yang memumpuni

Tak hanya mengerti secara teori belaka

Tetapi juga mahir dalam kerja nyata

Hanya sekedar retorika layaknya pekerjaan sia-sia 

Butuh tauladan yang menganyomi agar aksi tercipta

Petani bekerja keras guna mendapat hasil panen unggul

Mencurahkan jiwa dan raga pada ladang mereka

Terkadang bila panen raya tiba

Harga yang ditawarkan terhadap petani tetap saja tidak sesuai

Lalu mengapa harga bahan pangan melambung tinggi

Bukan saatnya saling tuding siapa yang salah

Bukan juga rapat berkepanjangan yang tak kunjung selesai 

Saling berbenah diri menggapai solusi yang hakiki

Tak saling mengambil kesempatan pada masalah yang timbul 

Laksana penyelesaian yang tidak menimbulkan luka baru (Bersambung)
#Squad1#30dayswritingchalleng #30dwcjilid7 #day1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.